Mata adalah bagian dari panca indera yang berfungsi menangkap informasi yang ada disekitarnya mengirim sinyal ke otak untuk diolahsehingga bisa melihat dan membedakan bentuk, warna, tekstur, dan gerak. Salah satu gangguan penglihatan pada mata adalah Kelainan refraksi meliputi Myopia, Hypermetropia, Astigmatism. Dari Kelainan Refraksi tersebut bisa dikoreksi dengan menggunakan lensa kacamata. …
Kelainan refraksi, khususnya Astigmastime adalah kelainan refraksi yang sangat umum di seluruh dunia. Menurut data global (estimated pooled prevalence/EPP), diperkirakan sekitar 14,9% anak-anak dan 40,4% orang dewasa mengalami astigmatisme. Salah satu metode yang digunakan adalah cross cylinder (Jackson Cross Cylinder), yang memiliki tingkat akurasi tinggi dalam menentukan sumbu dan kekuatan si…
Aberasi tingkat tinggi (Higher-Order Aberrations/HOAs) adalah penyimpangan optik kompleks yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak standar. HOAs seperti aberasi sferis, koma, dan trefoil berkontribusi terhadap gangguan visual seperti silau, penurunan ketajaman penglihatan, dan berkurangnya sensitivitas kontras, terutama dalam kondisi cahaya rendah. Penelitian ini bertujuan u…
Presbiopia adalah kondisi penurunan akomodasi mata akibat penuaan, umumnya terjadi pada usia 40 tahun ke atas. Salah satu solusi yang digunakan adalah kacamata dengan lensa progresif, terutama desain short corridor yang memungkinkan transisi cepat antar zona pandang dan cocok untuk aktivitas dekat seperti membaca atau menggunakan gawai. Penelitian ini bertujuan menilai kenyamanan penggunaan le…
Kemampuan mata untuk cepat menyesuaikan fokus dari jauh ke dekat disebut fasilitas akomodasi. Gangguan pada fungsi ini, yaitu Accommodative Infacility , dapat menyebabkan keluhan seperti mata lelah dan pandangan kabur. Meskipun sering dikaitkan dengan kelainan refraksi, hasil penelitian pada 115 mahasiswa ARO Leprindo menunjukkan bahwa gangguan ini justru banyak terjadi pada individu dengan pen…
Pemakaian perangkat digital secara berlebihan serta diperburuk oleh pencahayaan yang kurang, dapat menyebabkan gangguan akomodasi pada mata. Aktivitas membaca jarak dekat yang terlalu lama juga mempengaruhi gangguan akomodasi. Gangguan ini berkontribusi dalam munculnya kelainan refraksi seperti miopia, hipermetropia, astigmatisma. Pengukuran akomodasi penting dilakukan untuk mengetahui adanya …
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara gejala mata kering dengan kualitas tidur pada siswa. Dengan memahami keterkaitan keduanya, diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mata untuk mendukung kualitas tidur yang baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel…
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya akurasi pengukuran Position of Wear (PoW) dalam pemasangan lensa progresif, yang berdampak langsung terhadap kenyamanan dan adaptasi pengguna. Z i.Terminal 2 merupakan alat digital yang mampu mengukur parameter seperti jarak pupil, tinggi fitting, kemiringan pantoskopik, jarak vertex, dan sudut kelengkungan frame secara presisi. Metode y…
Gangguan penglihatan yang berkaitan dengan usia yang disebabkan oleh penurunan bertahap dari akomodasi disebut presbiopia, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kualitas penglihatan. Presbiopia umumnya dimulai pada usia 40 tahun, Dengan 827.640 penduduk, Kabupaten Buleleng memiliki populasi terbesar di Pulau Dewata, dengan 4.644 orang berusia 40 tahun ke atas. Tujuan penelitian ini adalah …
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara kelainan refraksi yang dialami oleh seseorang dengan riwayat dalam keluarga. Penelitian ini melibatkan 100 orang pelanggan yang berusia 12 - 17 tahun yang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi. Kelainan refraksi yang didapat dari pelanggan optik melawai BSD yaitu miopia dan astigmatisme. Teknik pengumpulan data mengenai fakt…