Katarak merupakan penyebab utama penurunan tajam penglihatan hingga kebutaan. Faktor resiko yang mempengaruhi katarak adalah usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Modalitas utama pada tatalaksana katarak adalah pembedahan dengan metode Ekstraksi Katarak Ekstra Kapsuler (EKEK). Teknik operasi yang dilakukan pada pasien katarak disesuaikan dengan kondisi pasien. (Ilyas, 2007) Tujuan penelitian ini…
Tingginya aktivitas serta banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan tajam penglihatan terhadap seseorang mengakibatkan tingginya angka kelainan refraksi, dengan kondisi tersebut jelaslah bahwa setiap orang akan memerlukan bingkai kacamata untuk meningkatkan tajam penglihatan, perkembangan frame kacamata bukan sebatas hanya pada alat rehabilitas tajam penglihatan saja. Tetap? pada saat …
Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi RGP guna meningkatkan tajam (visus) penglihatan pada penderita amblyopia refraktif. Metode penelitian ini adalah tehnik pendistribusian data yang telah dikumpulkan dan akan ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian dapat digunakan bagi peneliti selanjut nya dan menambah ilmu pengetahuan bagi penulis dan pembaca. Kesimpulan penelitian ini lensa Rg…
Mata merupakan indera yang sangat penting bagi manusia dan menjadi gerbang awal masuknya informasi. Mata dapat berfungsi normal dan dapat mengalami kelainan atau gangguan seperti myopia, hypermetropia, dan astigmatisma, yang dipengaruhi adanya faktor risiko usia, jenis kelami, keturunan, dan aktifitas dekat. Perlu adanya pemeriksaan mata secara seksama untuk mengetahui ada atau tidak adanya gan…
Pemeriksaan mata diperlukan untuk mengetahui keadaan mata dapat berfungsi dengan baik atau mengalami kelainan refraksi atau kelainan organik Kelainan refraksi yang terjadi antara lain miopia, hipermetropia, dan astigmatisme. Saat ini banyak pasien kelainan refraksi yang memilih memakai lensa photochromic untuk memperbaiki tajam penglihatan agar tidak silau saat terkena sinar matahari di luar ru…
Mata adalah indera penglihatan yang sangat penting bagi manusia. Oleh karena itu mata harus di lindungi dari sinar yang berbahaya yang berasal dari matahari atau sinar ultra violet(UV) dengan memakai kacamata photocromik mata dapat terlindungi dari sinar yang berbahaya Metode penelitian kualitatif berbentuk pengujian dan pengumpulan data, dengan melakukan survey dan wawancara. Pendekatan pene…
Setiap orang membutuhkan penglihatan normal agar dapat beraktivitas penyakit dengan baik. Namun banyak orang tidak bisa melihat dengan normal karena mata, faktor usia atau penyebab lain, sehingga membutuhkan alat bantu untuk mempertajam penglihatan. Dalam optical Science, gangguan penglihatan lazim disebut sebagai kelainan refraksi dan alat paling umum yang digunakan untuk mengoreksi (memp…
Kelainan refraksi adalah kondisi di mana sinar mata tidak difokuskan dengan baik pada retina, sehingga bisa jatuh di depan atau di belakang retina, dan tidak berkumpul pada satu titik fokus yang tepat. Untuk mengetahui status refraksi siswa di SD Kecamatan Wanayasa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Untuk dapat menjabarkan dengan baik tenta…
Mata seseorang dapat melihat dengan normal atau mengalami kelainan refraksi yang dikenal dengan miopia, hipermetropia dan astigmatisma. Kelainan refraksi yang paling sering dijumpai adalah miopia. Penelitian ini adalah kuantitatif yaitu mengetahui gambaran durasi aktivitas melihat jarak dekat terhadap besaran miopia pada remaja. Tempat penelitian berada di Optik Intemasional yang beralamat…