Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • BEBAS PUSTAKA
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Prevalensi miopia pada siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri Pisangan 1 Ciputat tahun 2022

Gilang Pratama - Nama Orang; Mohammad Husein - Nama Orang; Sri Ratri Lestari - Nama Orang;

Penglihatan merupakan salah satu dari banyak nya panca indera kita yang paling berharga. Mata merupakan salah satu organ yang menerima informasi secara visual selama beraktivitas sehari-hari. Gangguan penglihatan yang ringan hingga berat dapat menyebabkan kebutaan, yang dapat mengurangi kualitas hidup seseorang. Ukuran mata manusia meningkat dari bayi hingga anak usia dini berlangsung sampai usia dewasa pada usia 12 tahun (Mokoginta dkk:2017).
Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang dipakai ialah penelitian kuantitatif. Metode ini merupakan keliru satu menurut sekian jenis penelitian yang spesifikasinya merupakan sistematis, berkala & terstruktur menggunakan kentara menurut awal penelitian sampai akhir (Suharso, 2009). Metode penelitian kuantitatif adalah metode peneltian yang menurut dalam filsafat positivime, dipakai buat meneliti dalam populasi atau sampel tertentu, Teknik pengambilan sampel yang biasanya dilakukan secara acak, pengambilan data dilakukan menggunakan observasi dilapangan dan analisis data bersifat kuantitatif menggunakan tujuan buat menguji hipotesis yang sudah ditetapkan (Sugiyono, 2013)
Hasil Analisa data, melakukan observasi lapangan dengan melakukan pemeriksaan refraksi Miopia dengan hasil peneltian ini melibatkan 106 responden yang terdiri dari siswa siswi kelas 4 SDN Pisangan 1 Ciputat, diperoleh bahwa kelainan refraksi yang di temukan pada responden hanya Miopia ringan sebanyak 29 orang (100%)


Ketersediaan
KTI00063KTI KR 22 00063Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2022)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KR 22 00063
Penerbit
Jakarta : ARO Leprindo Jakarta., 2022
Deskripsi Fisik
xii, 27 hlm.: ilus.; 31 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KTI KR
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Miopia
kelainan refraksi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Gilang Pratama
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta
  • Repository
  • e-Journal Optometri
  • Website

Tentang Kami

Yayasan Lembaga Pendidikan Refraksionist Optisien Indonesia (LEPRINDO) didirikan pada 16 Mei 1978 dan Institusi dahulu bernama “Institusi Refraksionis Optisien”, yang awalnya menyelenggarakan program Diploma I. Dengan berjalannya waktu, serta kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tenaga Ahli Madya Refraksionis Optisien, maka sejak tahun 1986 berubah menjadi program pendidikan jenjang Diploma III Ahli Madya Refraksionis Optisien dan Institusi bernama “AKADEMI REFRAKSI OPTISI LEPRINDO JAKARTA” yang hingga saat ini telah meluluskan sebanyak 43 angkatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Permohonan Koleksi Baru Feedback Pemustaka Cek Plagiasi Karya Tulis Ilmiah

© 2026 — Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik