Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • BEBAS PUSTAKA
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Tingkat kenyamanan penggunaan lensa kontak material hidrogel dan silikon hidrogel pada mahasiswa tingkat III reguler ARO LEPRINDO Jakarta tahun 2022

Firmansyah - Nama Orang; Cheni Lee - Nama Orang; Sylvianti Simanjuntak - Nama Orang;

Lensa kontak merupakan perangkat medis yang dipasangkan pada kornea mata. Seperti kacamata, lensa kontak membantu mengoreksi kelainan refraksi dan mempunyai fungsi untuk menambah atau mengurangi daya fokus pada kornea dan lensa mata. Penggunaan lensa kontak lunak di seluruh dunia mencapai 87%, dengan jenis lensa didominasi oleh bahan silikon hidrogel 72%. Sekarang initerdapat berbagaimacam material lensa kontak, salah satunya lensa kontak lunak yaitu hidrogel dan silikon hidrogel. kenyamanan adalah sebagai berikut, dicapai dengan kemudahan pencapaian (aksesibilitas), kemudahan berkomunikasi (internal/eksternal, langsung atau tidak langsung), kemudahan berkegiatan (prasarana dan sarana lingkungan tersedia). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitiankuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang secara pokok menggunakan postpositivist dalam mengembangkan ilmu pengetahuan (seperti misalnya berkaitan sebab akibat, reduksi kepada variabel, hipotesis serta pertanyaan spesifik dengan pengukuran, pengamatan, serta uji teori),menggunakan strategi penelitian seperti survei dan eksperimen yang memerlukan datastatistik. Hasil analisa data tingkat kenyamanan awal setelah lensa kontak hidrogel pada mata kanan terpasang menyatakan bahwa hasil terbanyak pada mata kanandiperoleh nyaman sebanyak 14 orang (35%). Sedangkan pada mata kiri setelah terpasang lensa kontak silikon hidrogel hasil terbanyak diperoleh 21 orang (53%) cukup nyaman. Kemudian setelah 10 menit setelah pemasangan lensa kontak hidrogelpada mata kanan diperoleh hasil terbanyak cukup nyaman yaitu 18 orang (43%). sedangkan pada mata kiri terpasang lensa kontak silikon hidrogel diperoleh hasil terbanyak cukup nyaman sebanyak 19 orang (47%). Berdasarkan hasil penelitian pada saat menilai kenyamanan subjektif dengan push up test setelah 10 menit pemasangan diperoleh hasil optimal 40% dan 60% pada mata kanan yaitu sama banyak, 20 orang (50%) dan 20 orang (50%). Sedangkan pada mata kiri hasil optimal (60%) terbanyak diperoleh 25 orang (63%). Hasil persentase menunjukan bahwa material hidrogel pada mata kanan dan silikon hidrogel pada mata kiri yang digunakan untuk menilai tingkat kenyamanan antara kedua material lensa kontak menunjukan hasil cukup nyaman 43% pada mata kanan dan hasil cukup nyaman 47% pada mata kiri. Dan kenyamanan subjektif pada mata kanan optimal 50% dan mata kiri optimal 63%. Material hidrogel menunjukan tingkat kenyamanan lebih tinggi dari silikon hidrogel yaitu sebanyak 15 orang (37%) pada hidrogel dan 9 orang (23%) pada silikon hidrogel.


Ketersediaan
KTI00068KTI LK 22 00068Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2022)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI LK 22 00068
Penerbit
Jakarta : ARO Leprindo Jakarta., 2022
Deskripsi Fisik
xiv, 52 hlm.: ilus.; 31 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KTI LK
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Lensa kontak
Kenyamanan
Silikon Hidrogel
hidrogel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Firmansyah
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Tingkat kenyamanan penggunaan lensa kontak material hidrogel dan silikon hidrogel pada mahasiswa tingkat III reguler ARO LEPRINDO Jakarta tahun 2022
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta
  • Repository
  • e-Journal Optometri
  • Website

Tentang Kami

Yayasan Lembaga Pendidikan Refraksionist Optisien Indonesia (LEPRINDO) didirikan pada 16 Mei 1978 dan Institusi dahulu bernama “Institusi Refraksionis Optisien”, yang awalnya menyelenggarakan program Diploma I. Dengan berjalannya waktu, serta kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tenaga Ahli Madya Refraksionis Optisien, maka sejak tahun 1986 berubah menjadi program pendidikan jenjang Diploma III Ahli Madya Refraksionis Optisien dan Institusi bernama “AKADEMI REFRAKSI OPTISI LEPRINDO JAKARTA” yang hingga saat ini telah meluluskan sebanyak 43 angkatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Permohonan Koleksi Baru Feedback Pemustaka Cek Plagiasi Karya Tulis Ilmiah

© 2026 — Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik