Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • BEBAS PUSTAKA
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Prevalensi penderita katarak senilis pada pasien di RSUD Cilegon tahun 2020-2021

Bayu Saputra - Nama Orang; Taufik Hadi - Nama Orang; Sylvianti Simanjuntak - Nama Orang;

Prevalensi merupakan jumlah kasus suatu penyakit pada suatu populasi di suatu waktu, menjadi proporsi dari jumlah total orang pada populasi itu. dengan demikian, ukuran ini bisa diklaim sebagai frekuensi penyakit pada suatu populasi di suatu waktu tertentu dan itulah sebabnya kadang-kadang dianggap sebagai titik prevalensi (Point Prevalence).
Kata katarak berasal dari bahasa Yunani Katarrhakies, Inggris Cataract, dan Latin cataracta yang artinya adalah air terjun. Pada bahasa Indonesia disebut bular dimana akibat lensa yang keruh penglihatan seperti tertutup air. Katarak merupakan setiap keadaan kekeruhan di lensa mata yang di akibatkan oleh hidrasi (penambahan cairan lensa) denaturasi protein lensa atau akibat keduanya.
Katarak senilis, artinya seluruh kekeruhan lensa yang ada pada usia lanjut, yaitu usia di atas 50 tahun. Seiring berjalannya usia, lensa mengalami kekeruhan, penebalan, serta penurunan daya akomodasi, keadaan ini dinamakan katarak senilis. 90% dari seluruh jenis katarak merupakan katarak senilis. tanda-tanda yg terjadi pada katarak senilis seperti penurunan tajam penglihatan baik jauh maupun dekat tanpa rasa nyeri, Penglihatan menjadi kabur saat lensa kehilangan kemampuan untuk membedakan dan memperjelas suatu obyek, serta penyimpangan penglihatan juga bisa terjadi bahkan hingga mengakibatkan diplopia monokular. Dari 38 orang penderita katarak senilis yang datang kepoli mata RSUD Cilegon pada tahun 2021, maka didapatkan prevalensi katarak senilis sebesar12,6%.


Ketersediaan
KTI00004eKTI KR 22 00004eperpus.e-leprindo.ac.idTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KR 22 00004e
Penerbit
Jakarta : ARO Leprindo Jakarta., 2022
Deskripsi Fisik
x, 30 hlm.: ilus.; 31 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KTI KR
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Prevelensi
Katarak Senilis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Bayu Saputra
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta
  • Repository
  • e-Journal Optometri
  • Website

Tentang Kami

Yayasan Lembaga Pendidikan Refraksionist Optisien Indonesia (LEPRINDO) didirikan pada 16 Mei 1978 dan Institusi dahulu bernama “Institusi Refraksionis Optisien”, yang awalnya menyelenggarakan program Diploma I. Dengan berjalannya waktu, serta kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tenaga Ahli Madya Refraksionis Optisien, maka sejak tahun 1986 berubah menjadi program pendidikan jenjang Diploma III Ahli Madya Refraksionis Optisien dan Institusi bernama “AKADEMI REFRAKSI OPTISI LEPRINDO JAKARTA” yang hingga saat ini telah meluluskan sebanyak 43 angkatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Permohonan Koleksi Baru Feedback Pemustaka Cek Plagiasi Karya Tulis Ilmiah

© 2026 — Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik