Text
Hubungan kebiasaan membaca dengan tajam penglihatan pada siswa kelas 10 SMAN 1 Kalirejo Lampung tahun 2021
Penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah merupakan masalah kesehatan yang penting. Kelainan refraksi biasa disebabkan oleh adanya faktor kebiasaan membaca terlalu dekat, pencahayaan, durasi, dan posisi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan kebiasaan membaca dengan ketajaman penglihatan pada siswa kelas 10 SMAN 1 Kalirejo.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Kuanitatif, dengan rancangan deksriptif dan menggunakan hasil kuesioner untuk menampilkan hasil penelitian. Penelitian telah dilakukan dengan menyebarkan kuesioner di kelas 10 IPA 1 dan IPA 2 SMAN 1 Kalirejo pada Mei-Juni 2021 dengan jumlah populasi 70 dengan mengunakan teknik Sampling Purposive di dapatkan sampel 60 responden Alat pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah chi square.
Hasil uji Chi Square didapatkan p value 0,559>dari0,05 sehingga tidak ada hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Membaca dengan Ketajaman Penglihatan Pada Siswa Kelas 10 Ipa 1 dan Ipa 2 SMAN 1 Kalirejo.
Dengan kata lain, kebiasaan membaca dengan durasi lebih 40 menit merupakan faktor resiko, tetapi kekuatan hubungan nya lemah. Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran yaitu perlunya menjaga durasi lama membaca, guna untuk menjaga kesehatan mata sebagai indra vital dalam penglihatan.
| KTI00143 | KTI KR 21 00143 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2021) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain