Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • BEBAS PUSTAKA
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Pengaruh edukasi metode 20-20-20 terhadap pengguna smartphone berkacamata di Karang Taruna Desa Pamegarsari Kecamatan Parung Kabupaten Bogor tahun 2021

Debby Dwi Sulistia - Nama Orang; Fetrix Livanos - Nama Orang; Sylvianti Simanjuntak - Nama Orang;

Perkembangan dan kemajuan teknologi kian hari kian pesat, salah satunya yaitu penggunaan ponsel cerdas atau smartphone yang diperlukan disetiap kegiatan. Penggunaan smartphone yang berlebihan berdampak negatif bagi kesehatan mata penggunanya, dari ketidaknyamanan visual akan berdampak pada produktivitas penggunanya. Salah satu dampak yang diterima pengguna smartphone bagi kesehatan mata yaitu asthenopia atau Eye Strain. Aturan yang paling banyak digunakan sekarang adalah metode 20-20-20 yaitu setelah bekerja selama 20 menit, sebaiknya mengalihkan pandangan dari monitor dengan melihat obyek yang jauh sekitar jarak 20 feet (6 meter) selama 20 detik. Oleh karena itu, penulis melakukan studi dan penelitian tentang pengaruh edukasi metode 20-20-20 terhadap pengguna smartphone.
Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah anggota karang taruna pengguna smartphone yang memakai kacamata. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 31 orang dengan kriteria berkacamata dan berusia 13 tahun hingga 23 tahun.
Berdasarkan hasil penelitian yaitu terdapat pengaruh antara edukasi dengan penggunaan metode 20-20-20. Tingkat signifikasi 0.000 < 0.05 dan diperoleh nilai thitung sebesar 3,985 > ttabel 2,04841 serta koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,31, yang mengandung pengertian bahwa hubungan variabel bebas (pengaruh edukasi) terhadap variabel terikat (penggunaan metode 20-20-20) sebesar 31%.


Ketersediaan
KTI00020eKTI KR 21 00020eperpus.e-leprindo.ac.idTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KR 21 00020e
Penerbit
Tangerang Selatan : ARO Leprindo Jakarta., 2021
Deskripsi Fisik
xiv, 59 hlm.: ilus.; 31 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KTI KR
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Edukasi
smartphone
asthenopia
metode 20-20-20
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Debby Dwi Sulistia
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta
  • Repository
  • e-Journal Optometri
  • Website

Tentang Kami

Yayasan Lembaga Pendidikan Refraksionist Optisien Indonesia (LEPRINDO) didirikan pada 16 Mei 1978 dan Institusi dahulu bernama “Institusi Refraksionis Optisien”, yang awalnya menyelenggarakan program Diploma I. Dengan berjalannya waktu, serta kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tenaga Ahli Madya Refraksionis Optisien, maka sejak tahun 1986 berubah menjadi program pendidikan jenjang Diploma III Ahli Madya Refraksionis Optisien dan Institusi bernama “AKADEMI REFRAKSI OPTISI LEPRINDO JAKARTA” yang hingga saat ini telah meluluskan sebanyak 43 angkatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Permohonan Koleksi Baru Feedback Pemustaka Cek Plagiasi Karya Tulis Ilmiah

© 2026 — Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik