0,3061 yang terdapat pada tabel uji validitas kedua variabel. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa ada pengaruh antara perokok aktif terhadap kuantitas air mata dengan signifikansi pada uji t atau hipotesis sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa seorang dengan kebiasaan merokok dapat mengurangi kuantitas air mata." />