Text
Analisis Kuantitas Air Mata Pada Peminum Kopi Di ARO Leprindo Tahun 2024
Kopi telah lama dianggap sebagai minuman turun temurun yang memiliki banyak manfaat, ciri khas bangsa Indonesia di mata masyarakat mancanegara. Kafein, yang mungkin merupakan zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi, diklaim memiliki efek yang bertentangan pada beberapa dinamika lapisan air mata. Penelitian ini berusaha untuk menyelidiki efek kafein yang dikonsumsi terhadap air mata.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Di dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan SPSS.
Hasil penelitian, dari 75 sampel yang terdiri dari 24 Perempuan dan 51 Laki-Laki, dengan rata-rata usia 17-30 tahun didapatkan bahwa peminum kopi dengan kuantitas air mata berlebih 38 orang. Peminum kopi dengan kuantitas air mata normal didapatkan 20 orang. Peminum kopi dengan kuantitas air mata kering didapatkan 17 orang.
Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara kuantitas air mata dengan peminum kopi yang disebabkan oleh kafein yang meningkatkan volume air mata.
| KTI00347 | KTI LK 24 00347 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2024) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain