Text
Gambaran Visus Pasca Operasi Katarak Dengan Phacoemulsifikasi Di RSUD Rejang Lebong Tahun 2024-2025
Katarak merupakan salah satu penyebab utama ganguan penglihatan diseluruh dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada populasi usia lanjut. Tenik operasi katarak modern dengan metode phacoemulsifikasi dikenal sebagai prosedur yang mininal invasif, memiliki waktu pemulihan yang cepat, serta memberikan hasil visus pasca operasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode lama seperti extracapcular cataract extraction (ECCE). Evaluasi visus pasca operasi menjadi indikator penting untuk menilai keberhasilan tindakan bedah serta kualitas pelayanan yang diberikan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui visus pasca operasi katarak dengan menggunakan tindakan phacoemulsifikasipada pasie katarak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunkan data sekunder yaitu data dokumentasi sekunder dari tahun 2024 - 2025 dan data rekam medis yang diperoleh sebanyak 100 orang penderita yang melakukan operasi katarak di RSUD Rejang Lebong dan telah masuk dalam kriteria inklusi peneliti.
Berdasarkan hasil sebanyak 100 pasien mayoritas pasien mengalami peningkatan visus yang signifikan setelah operasi . pasien tanpa penyakit sistemik menujukan perbaikan visus yang lebih cepat dan lebih baik di bandingkan dengan pasien yang memiliki komordinitas seperti edema cornea dan kekeruhan kapsul posterior tercatat dalam sebagian kecil kasus, namun tidak secara signifikan memengaruhi perbaikan visus secara keseluruhan.
| KTI00394 | KTI KR 25 00394 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2025) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain