Text
Pengaruh Promosi di Media Sosial Terhadap Penjualan di Optik Spexsymbol Jakarta Tahun 2025
Revolusi Industri 4.0 telah mendorong transformasi besar dalam cara bisnis memasarkan produk, termasuk dalam industri optik. Media sosial kini menjadi platform utama dalam strategi promosi, terutama di Indonesia yang memiliki lebih dari 139 juta pengguna aktif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi di media sosial, khususnya Instagram, terhadap peningkatan penjualan di optik Spexsymbol Jakarta Barat. Tujuan khusus penelitian adalah menganalisis hubungan antara frekuensi promosi dengan peningkatan penjualan, serta mengukur dampak promosi terhadap volume penjualan produk softlens. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pelanggan optik Spexsymbol. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi di media sosial berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan penjualan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,820. Nilai R Square sebesar 0,372 menunjukkan bahwa 37,2% variasi penjualan dapat dijelaskan oleh promosi media sosial. Promosi yang dilakukan secara intens dan kreatif tidak hanya meningkatkan transaksi, tetapi juga membangun loyalitas pelanggan dan memperkuat citra merek. Frekuensi promosi terbukti mendorong pembelian ulang dan rekomendasi dari pelanggan, sementara strategi diskon dan bundling meningkatkan volume penjualan softlens secara signifikan.
Dengan demikian, promosi digital terbukti menjadi alat strategis yang efektif dalam meningkatkan daya saing dan kinerja penjualan optik Spexsymbol di tengah persaingan pasar yang ketat.
| KTI00407 | KTI MO 25 00407 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2025) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain