Text
Perbandingan Back Vertex Distance Phoropter dan Back Vertex Distance Trial Frame terhadap Tajam Penglihatan di Kecamatan Ciputat Timur
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh jarak belakang lensa back vertex distance pada alat phoropter dan trial frame terhadap tajam penglihatan. Sebanyak 50 responden dengan gangguan refraksi di Kecamatan Ciputat Timur menjadi sampel penelitian. Setiap responden menjalani pemeriksaan menggunakan phoropter dan trial frame, lalu diukur tajam penglihatannya menggunakan Snellen chart.
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel dipilih secara purposive dengan kriteria gangguan refraksi. Pemeriksaan dilakukan menggunakan kedua alat refraksi, dan pengukuran back vertex distance serta ketajaman penglihatan dicatat. Data kemudian dianalisis menggunakan uji T berpasangan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan antara kedua metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa phoropter menghasilkan tajam penglihatan yang lebih tinggi dibandingkan trial frame, baik pada mata kanan maupun mata kiri. Rata-rata tajam penglihatan dengan phoropter lebih baik dan hasilnya lebih konsisten secara statistik. Uji T berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua metode tersebut (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan alat refraksi, khususnya dalam hal back vertex distance, memiliki pengaruh nyata terhadap kualitas penglihatan yang dihasilkan.
| KTI00415 | KTI KO 25 00415 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2025) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain