Text
Gambaran Pengetahuan Perawatan Lensa Kontak Di SMK Nusantara 1 Ciputat
Penggunaan lensa kontak semakin populer, baik sebagai alat bantu penglihatan maupun untuk kepentingan kosmetik, terutama di kalangan remaja. Namun, tidak semua pengguna memahami pentingnya perawatan lensa kontak yang tepat. Penggunaan yang kurang higienis dapat menyebabkan komplikasi mata seperti infeksi dan iritasi. Oleh karena itu, Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami tingkat pengetahuan perawatan lensa kontak di kalangan siswa SMK Nusantara 1 Ciputat.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 108 siswa yang menggunakan lensa kontak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan normalitas dengan bantuan perangkat lunak SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67% responden paham (15% laki-laki + 52% perempuan), 33% responden tidak paham (6% laki-laki + 27% perempuan). siswa memahami prosedur perawatan lensa kontak, Siswa perempuan mendominasi responden dan memiliki tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Pemahaman tertinggi ditemukan pada aspek cleaning dan soaking, sedangkan aspek rinsing dan rewetting masih kurang dipahami. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar optik atau klinik yang menjual lensa kontak menyediakan edukasi secara lisan maupun tertulis untuk meningkatkan pemahaman konsumen. Edukasi ini penting agar pengguna dapat merawat lensa kontak secara benar guna mencegah komplikasi mata di kemudian hari.
| KTI00421 | KTI LK 25 00421 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2025) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain