Text
Gambaran Hasil Pengukuran Accommodative Facility Dengan Metode Flipper Pada Mahasiswa/I ARO Leprindo
Kemampuan mata untuk cepat menyesuaikan fokus dari jauh ke dekat disebut fasilitas akomodasi. Gangguan pada fungsi ini, yaitu Accommodative Infacility , dapat menyebabkan keluhan seperti mata lelah dan pandangan kabur. Meskipun sering dikaitkan dengan kelainan refraksi, hasil penelitian pada 115 mahasiswa ARO Leprindo menunjukkan bahwa gangguan ini justru banyak terjadi pada individu dengan penglihatan normal (emmetropia).
Melalui metode flipper test (±2.00 D), ditemukan bahwa lebih dari 40% responden emmetropia mengalami Accommodative Infacility , angka yang lebih tinggi dibanding kelompok ametropia. Faktor seperti beban visual tinggi dan kebiasaan penggunaan perangkat digital diduga menjadi penyebabnya.
Temuan ini menegaskan bahwa mata normal belum tentu memiliki fungsi akomodasi yang baik, sehingga edukasi visual, pemeriksaan rutin, dan latihan akomodasi tetap penting, terutama bagi mahasiswa dengan aktivitas visual yang intens.
| KTI00430 | KTI KR 25 00430 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2025) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain