Text
Penilaian Posisi Lensa Progresif Desain Short Corridor Pada Semua Aktivitas Di Optik Sahara Depok Tahun 2025
Presbiopia adalah kondisi penurunan akomodasi mata akibat penuaan, umumnya terjadi pada usia 40 tahun ke atas. Salah satu solusi yang digunakan adalah kacamata dengan lensa progresif, terutama desain short corridor yang memungkinkan transisi cepat antar zona pandang dan cocok untuk aktivitas dekat seperti membaca atau menggunakan gawai.
Penelitian ini bertujuan menilai kenyamanan penggunaan lensa progresif short corridor pada aktivitas dekat di Optik Sahara Depok. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-analitik, dengan 125 responden berusia 40 tahun ke atas yang telah menggunakan lensa minimal satu bulan. Data diperoleh melalui kuesioner pada tiga area penglihatan: jauh, menengah, dan dekat.
Hasil menunjukkan bahwa kelompok usia 40–49 tahun (add +1.00 D hingga +1.75 D) mendominasi responden dan menunjukkan kenyamanan tertinggi. Perempuan dengan myopia mencatatkan skor kenyamanan tertinggi, terutama saat membaca dan bekerja dekat. Laki-laki dengan hypermetropia juga mencatatkan kenyamanan baik, meskipun jumlahnya lebih sedikit.
Disimpulkan bahwa desain short corridor efektif dan nyaman digunakan untuk pengguna presbiopia awal, khususnya usia 40–49 tahun.
| KTI00438 | KTI KO 25 00438 | Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta (Karya Tulis Ilmiah 2025) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain