Text
Gambaran penderita astigmat pengguna lensa kontak spheris terhadap tajam penglihatan Optik Melawai Surabaya Tahun 2022
Mata merupakan indera yang sangat penting bagi manusia dan pintu gerbang masuknya informasi. Mata dapat berfungsi normal dan dapat mengalami kelainan atau gangguan seperti myopia, hypermetropia, dan astigmatisma, maka di perlukan adanya pemeriksaan mata secara seksama, untuk mengoreksi kelainan yang terjadi sesuai yang di deritanya, bisa berupa lensa kacamata atau lensa kontak. untuk penggunaan lensa kontak lunak spheris pada penderita astigmat dapat berpengaruh terhadap tajam penglihatan. Lensa kontak merupakan salah satu alat koreksi kelainan refraksi sebagai alternatif kacamata. Banyak orang memilih lensa kontak karena alasan estetis dan area pandangnya yang lebih baik daripada kacamata. Alasan lain penggunaan lensa kontak karena lebih sesuai untuk aktivitas olahraga tertentu dan indikasi terapeutik yang tidak dapat dikoreksi secara akurat dengan kacamata.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan lensa kontak spheris terhadap tajam penglihatan pada penderita astigmat di Optik Melawai Grand City Surabaya pada Bulan Januari - Maret Tahun 2022.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yaitu suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis tingkatan tajam penglihatan pada penderita astigmat yang dikoreksi dengan lensa kontak spheris. sehingga didapatkan data primer dan kemudian dianalisa menggunakan Aplikasi SPSS.
Hasil penelitian yang telah dibahas yaitu distribusi dari 30 responden dengan satu atau kedua matanya astigmat berdasarkan tajam penglihatan dengan menggunakan lensa kontak spheris dengan tajam penglihatan terbaik pada satu mata atau kedua matanya dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: tajam penglihatan 1.0 sebanyak 22 responden atau 73.3%, tajam penglihatan 0.8 sebanyak 3 responden atau 10%, tajam penglihatan 0.66 sebanyak 4 responden atau 13.3%, dan tajam penglihatan 0.5 sebanyak 1 responden atau 3.3%. maka sebagian besar dapat melihat dengan tajam penglihatan terbaik yaitu 1.0 saat menggunakan lensa kontak spheris.
| KTI00349e | KTI LK 22 00349e | perpus.e-leprindo.ac.id | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain