Text
Gambaran Kelainan Refraksi Di SD Kecamatan Wanayasa Tahun 2023
Kelainan refraksi adalah kondisi di mana sinar mata tidak difokuskan
dengan baik pada retina, sehingga bisa jatuh di depan atau di belakang retina, dan
tidak berkumpul pada satu titik fokus yang tepat.
Untuk mengetahui status refraksi siswa di SD Kecamatan Wanayasa. Jenis
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Untuk
dapat menjabarkan dengan baik tentang pendekatan dan jenis penelitian, populasi
dan sampel, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, dan analisis data dalam
suatu proposal dan/atau laporan penelitian diperlukan pemahaman yang baik
tentang masing-masing konsep tersebut. Penelitian ini dilakukan di SD Kecamatan
Wanayasa denganjumlah sampel 858 orang.
Kesimpulan penelitian ini adalah responden paling banyak yaitu responden
dengan Emmetropia sebanyak 735 orang (86%), dan myopia menjadi kelainan
refraksi paling banyak yaitu 98 orang (11%), di ikuti Oleh kelainan refraksi
astigmatisma sebanyak 23 orang (3%) dan 2 responden dengan kelainan refraksi
Hipermetropia (0,23%).
Kata kunci : Kelainan refraksi, Myopia, Astigmatisma,Hipermetropia, Emmetropia.
| KTI00360e | perpus.e-leprindo.ac.id | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain