Text
Pengaruh Diabetes Melitus Terhadap Tajam Pengelihatan Pasien Mata Tritya Surabaya 2022
Pada masa sekarang tidak jarang kita menemukan penderita diabetes
militus yang belum memahami akan kondisi ini, terutama di gangguan
penglihatan, dimana kadar gula darah sangat mempengaruhi teijadinya perbedaan
tajam penglihatan penderita diabetes militus/kencing manis. Dampak gangguan
penglihatan dan penyakit mata terhadap kualitas hidup terkait penglihatan
didapatkan kesimpulan bahwa semakin tinggi pengaruh dari penyakit gangguan
yang diderita maka semakin rendah kualitas hidup pasiennya.
Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan informasi terkait tentang
pengaruh diabetes mellitus terhadap tajam penglihatan pada pasien usia 40 — 70
tahun. Penelitian ini dilaksanakan Klinik Mata Tritya Surabaya yang berada di Jl.
Barata jaya 59 blok A3 Surabaya, Jawa Timur pada bulan Maret 2022.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan
pengambilan data sekunder berupa rekam medis dari Klinik Mata Tritya Surabaya
dan kemudian dianalisa menggunakan Aplikasi SPSS.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa diabetes mellitus berpengaruh
terhadap tajam penglihatan dimana melalui uji regresi linier sederhana (uji t)
menunjukkan nilai Sig 0,000 < 0,05 dan t-hitung 8,164> nilai t-tabel 1,699. Dalam
pengambilan data penelitan ini didapat melalui 50 responden, hasilnya
menujukkan 7 responden (14%) memiliki gula darah acak rendah, 16 responden
(32%) memiliki gula darah acak normal dan 27 responden (54%) memiliki gula
darah acak tinggi. Hal ini membuktikan bahwa sebanyak 27 responden yang
memiliki gula darah acak tinggi mempunyai pengaruh yang nyata terhadap tajam
penglihatan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain